r1soft

Menambahkan Production Server / Host Node di R1soft CDP Server

Step by step guide untuk menambahkan production server / host node server ke R1soft CDP server.

Pastikan Sudah Install CDP Agent

Untuk detail cara install CDP Agent Linux dan CDP Agent Windows bisa di cek di linknya masing-masing. Pastikan firewall sudah di tambahkan dan di set Allow untuk 1167.

Mapping CDP Server

Berdasarkan SOP bulan November 2021, Setiap rak dari datacenter terdapat paling tidak 1 CDP server yang akan digunakan untuk backup R1soft. Sedangkan untuk melihat lebih detail contoh mapping yg sudah di assign bisa di cek di gdocs ini atau langsung akses racktable.

Sebagai contoh untuk production server SSD VPS Linux Host Node akan di backup menggunakan CDP2.

Menambahkan Server di CDP Server

1. Login sebagai user yang bisa menambahkan server di CDP Server.

2. Setelah menu Dashboard lalu menuju ke Protected Machine.

3. klik New Machine.

4. Isikan informasi server yang disediakan. Ingat! terdapat rules penamaan penulisan.

Format : CDPx – nama_Hostnode
Sebagai contoh : CDP2 – ssdvps29

Keterangan : CDPx adalah lokasi dimana CDP Server akan di tambahkan. Dalam hal ini kita tambahkan ke CDP2, name_hostnode adalah nama pendek dari FQDN hostname. Contoh penambahan seperti berikut.

NOTE :
Untuk Backup schedule dimulai antara jam 1.00 AM hingga 2.00 AM
Kemudian untuk retention kita samakan seperti sebelumnya yaitu 7 day retention.

Jika sudah, klik Save.

Selesai.

Cek Konektivitas Ke CDP Server

Server yang ditambahkan barusan kita cek konektivitasnya apakah dari CDP Server ke CDP Agent bisa terkoneksi dengan baik. Jika statusnya oke semua, semua status menunjukkan hijau semua. Jika menunjukkan status merah, cek firewall dsb.

1. Klik tanda gear

2. Test agent connection

3. Jika oke semua, kita bisa lanjut ke step berikutnya. Jika ada yang fail, cek apakah sudah ditambahkan dengan benar key CDP servernya atau cek firewall.

Define Policy Backup

Tentukan berapa xx hari retention untuk tiap CDP server yang akan di backup. Point ini WAJIB diisi! Caranya sama dengan sebelumnya, klik gear > pilih Edit Policy.

Untuk host node saat ini di keep 7 retention days. Kemungkinan bisa berubah, nanti akan di update/revisi di sini.

BACA INI DULU

  • Untuk host node seperti SSD VPS Linux kita HANYA akan membackup file base systemnya saja. Untuk backup KVM yg berada di /mnt kita exclude atau kecualikan.
  • Untuk host node sepert Windows SSD VPS kita HANYA akan membackup file base system saja. Untuk D:\VMUnify Provisioned nya kita exclude atau kecualikan.

Kemudian kita define folder mana yang tidak perlu di backup. Contohnya untuk SSD VPS Linux kita exclude atau kecualikan path /mnt. tandai dengan ceklis. kemudian Save.

Disable Path Backup di Disk Safe

Setelah define backup policy, selanjutnya kita akan mematikan atau disable path backup /mnt pada host node SSD VPS Linux. Dalam hal ini kita akan me-non-aktifkan Disk Safe pada server tersebut.

Caranya adalah lakukan Backup Now terlebih dahulu.

Tunggu 2-3 menit. Pastikan tidak muncul pesan error berikut. Jika muncul pesan error berikut maka restart cdp-agent server yang bersangkutan.

root@ssdvps29 ~# service cdp-agent restart

Jika sudah di restart, dicoba lagi Backup Now.

Jika sudah ditunggu 2-3 menit dan tidak muncul devices failed, kemudian Cancel backup tersebut. Cancel dan pilih Yes.

Lalu edit Disk Safe dan disable path /mnt

Caranya : klik gear > Edit Disk Safe

Kemudian klik Devices > tunggu loading 2-3 detik.
Lalu klik “bundar merah” yg ditandai dengan panah biru diubah jadi disable untuk partisi /mnt
NOTE : Gambar di bawah adalah hasil akhir setelah di klik.

Lalu save.

Jika semuanya sudah dilakukan, maka klik Backup Now lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *